Novel Selamat Tinggal mengisahkan tentang perjuangan seorang mahasiswa yang bekerja di toko buku kecil dan tanpa sengaja terlibat dalam praktik jual beli skripsi ilegal. Ia dihadapkan pada dilema moral antara kebutuhan hidup dan kejujuran.
Novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin mengisahkan tentang Tania, seorang gadis yang tumbuh dalam keterbatasan dan harus menghadapi kenyataan hidup yang tidak selalu berjalan sesuai harapan. Dalam perjalanan hidupnya, Tania belajar tentang cinta, pengorbanan, dan keikhlasan, terutama dalam menghadapi perasaan yang tidak terbalas.
Novel Tentang Kamu mengisahkan perjalanan seorang pengacara muda bernama Zaman Zulkarnain yang ditugaskan menyelidiki kehidupan seorang perempuan bernama Sri Ningsih. Penyelidikan ini membawanya ke berbagai tempat dan membuka kisah hidup Sri yang penuh perjuangan, kehilangan, pengkhianatan, serta keteguhan hati.
Novel Hafalan Surat Delisa menceritakan kisah Delisa, seorang gadis kecil yang tinggal di Aceh dan sedang berusaha menghafal surat Al-Qur’an demi mengikuti ujian di sekolahnya. Di tengah kepolosan dan semangatnya, bencana tsunami datang dan mengubah hidup Delisa secara drastis.
Novel Si Anak Pintar menceritakan kisah seorang anak kampung yang memiliki kecerdasan, rasa ingin tahu, dan semangat belajar yang tinggi. Meski hidup dalam keterbatasan, ia tidak pernah menyerah pada keadaan. Dengan kepintarannya, ia mampu melihat dunia dengan cara yang berbeda dan berani bermimpi lebih besar.
Novel Janji mengisahkan perjalanan hidup seorang anak muda yang tumbuh dengan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kesetiaan pada janji. Dalam perjalanannya, ia dihadapkan pada berbagai godaan, tekanan hidup, serta pilihan sulit yang menguji prinsip yang ia pegang sejak kecil.
Novel Rasa mengisahkan tentang perasaan-perasaan yang tumbuh diam-diam dalam kehidupan sehari-hari: suka, rindu, cemburu, kehilangan, dan keikhlasan. Tokoh-tokohnya belajar memahami perasaan sendiri dan orang lain, serta menerima bahwa tidak semua rasa harus dimiliki.
Novel Pulang Pergi menceritakan lanjutan perjalanan Bujang dalam dunia keras penuh kekuasaan, pengkhianatan, dan aturan tak tertulis. Setelah melalui berbagai konflik dan pertarungan, Bujang dihadapkan pada pilihan sulit antara kesetiaan, keluarga, dan keinginannya untuk hidup normal.
Novel Pulang mengisahkan perjalanan hidup Bujang, seorang anak kampung yang dibesarkan dalam dunia penuh kekerasan dan aturan keras. Ia dilatih untuk bertahan, setia, dan taat pada sumpah, meski harus mengorbankan perasaan dan masa mudanya.
Novel Pergi mengisahkan perjalanan penuh bahaya dan intrik yang dialami Bujang, seorang pemuda yang terseret ke dalam dunia gelap kejahatan internasional. Dalam pelariannya, Bujang menghadapi pengkhianatan, kekerasan, dan pilihan-pilihan hidup yang menentukan arah masa depannya.