Buku ini menyajikan kumpulan dongeng anak yang sarat dengan nilai-nilai antikorupsi. Melalui cerita sederhana, tokoh-tokoh dalam dongeng digambarkan menghadapi berbagai peristiwa yang menanamkan sikap jujur, tanggung jawab, disiplin, peduli, dan adil sejak usia dini. Dongeng-dongeng dalam buku ini dirancang untuk membantu anak memahami perilaku antikorupsi secara menyenangkan dan mudah dipahami…
Novel Tentang Kamu mengisahkan perjalanan seorang pengacara muda bernama Zaman Zulkarnain yang ditugaskan menyelidiki kehidupan seorang perempuan bernama Sri Ningsih. Penyelidikan ini membawanya ke berbagai tempat dan membuka kisah hidup Sri yang penuh perjuangan, kehilangan, pengkhianatan, serta keteguhan hati.
Buku Mengapa dia korupsi? merupakan bagian dari seri pendidikan antikorupsi yang bertujuan mengenalkan kepada anak tentang bahaya dan dampak buruk korupsi. Melalui cerita dan ilustrasi yang sederhana, buku ini menjelaskan alasan seseorang bisa melakukan korupsi serta akibat yang ditimbulkan bagi diri sendiri dan masyarakat.
Buku ini mengajak anak-anak mengenal nilai-nilai antikorupsi melalui kegiatan sehari-hari yang sederhana dan dekat dengan kehidupan mereka. Dengan bahasa yang ringan dan ilustrasi menarik, pembaca diperkenalkan pada pentingnya bersikap disiplin, jujur, dan bertanggung jawab dalam berbagai situasi, baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan sekitar.
Buku ini mengajarkan anak-anak pentingnya kebiasaan menabung dan mengelola uang sejak dini melalui cerita sederhana dan ilustrasi menarik. Pembaca diajak memahami nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dalam menggunakan uang. Dengan pendekatan yang menyenangkan, buku ini menanamkan sikap hidup sederhana sebagai bagian dari pendidikan antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.
Novel Hafalan Surat Delisa menceritakan kisah Delisa, seorang gadis kecil yang tinggal di Aceh dan sedang berusaha menghafal surat Al-Qur’an demi mengikuti ujian di sekolahnya. Di tengah kepolosan dan semangatnya, bencana tsunami datang dan mengubah hidup Delisa secara drastis.
Novel Si Anak Pintar menceritakan kisah seorang anak kampung yang memiliki kecerdasan, rasa ingin tahu, dan semangat belajar yang tinggi. Meski hidup dalam keterbatasan, ia tidak pernah menyerah pada keadaan. Dengan kepintarannya, ia mampu melihat dunia dengan cara yang berbeda dan berani bermimpi lebih besar.
Novel Janji mengisahkan perjalanan hidup seorang anak muda yang tumbuh dengan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kesetiaan pada janji. Dalam perjalanannya, ia dihadapkan pada berbagai godaan, tekanan hidup, serta pilihan sulit yang menguji prinsip yang ia pegang sejak kecil.
Novel Rasa mengisahkan tentang perasaan-perasaan yang tumbuh diam-diam dalam kehidupan sehari-hari: suka, rindu, cemburu, kehilangan, dan keikhlasan. Tokoh-tokohnya belajar memahami perasaan sendiri dan orang lain, serta menerima bahwa tidak semua rasa harus dimiliki.
Novel Pulang Pergi menceritakan lanjutan perjalanan Bujang dalam dunia keras penuh kekuasaan, pengkhianatan, dan aturan tak tertulis. Setelah melalui berbagai konflik dan pertarungan, Bujang dihadapkan pada pilihan sulit antara kesetiaan, keluarga, dan keinginannya untuk hidup normal.